
Banyumas – Persiapan pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi mulai dimatangkan melalui koordinasi lintas instansi di Kabupaten Banyumas. Rapat persiapan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 29 September 2026, bertempat di Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra). (30/9/2026)
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Banyumas, Dr. H. Afifuddin Idrus, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan sejumlah capaian penyelenggaraan ibadah haji sekaligus catatan yang perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan haji tahun 1448 H/2027 M.
Berdasarkan evaluasi yang disampaikan, Indeks Kepuasan Jemaah mencapai 91,2 persen, sementara skrining kesehatan awal mencapai 100 persen. Dari sisi administrasi perjalanan, ketepatan dokumen visa tercatat mencapai 99,8 persen.
Capaian tersebut menjadi bagian penting dalam evaluasi penyelenggaraan haji sekaligus menjadi dasar untuk melakukan peningkatan pelayanan kepada jemaah pada musim haji mendatang.
Meski demikian, terdapat sejumlah catatan perbaikan yang perlu dipersiapkan secara lebih optimal. Salah satunya adalah peningkatan kesiapan fisik jemaah sebagai antisipasi terhadap kondisi cuaca ekstrem, khususnya selama pelaksanaan rangkaian ibadah di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).
Kondisi cuaca dan aktivitas fisik yang cukup berat selama rangkaian Armuzna menjadi salah satu aspek yang membutuhkan kesiapan jemaah. Karena itu, pembinaan dan edukasi mengenai kebugaran serta kesiapan fisik perlu diperkuat sejak sebelum keberangkatan.
Selain kesiapan fisik, aspek kemandirian dalam pelaksanaan manasik juga menjadi perhatian. Jemaah diharapkan memiliki pemahaman yang memadai mengenai tata cara dan ketentuan ibadah haji sehingga mampu melaksanakan rangkaian ibadah secara mandiri dan tidak sepenuhnya bergantung kepada pembimbing.
“Penguatan pemahaman manasik menjadi penting agar jemaah memiliki bekal yang cukup dalam melaksanakan ibadah, termasuk ketika menghadapi situasi di lapangan,” demikian poin yang menjadi perhatian dalam evaluasi persiapan haji tahun 1448 H/2027 M.
Catatan berikutnya berkaitan dengan edukasi bagasi jemaah. Kedisiplinan dalam melakukan penimbangan dan pengaturan barang bawaan koper perlu ditingkatkan. Sosialisasi mengenai ketentuan bagasi diharapkan dapat membantu jemaah mempersiapkan barang bawaan sesuai aturan sehingga proses perjalanan dapat berlangsung lebih tertib dan lancar.

Rapat koordinasi tersebut juga menjadi sarana memperkuat sinergi antarlembaga dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji di Kabupaten Banyumas.
Sejumlah unsur yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banyumas, Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Banyumas, Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas Bagian Kesra, serta Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Banyumas.
Melalui koordinasi lintas sektor ini, persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1448 H/2027 M diharapkan dapat dilakukan secara lebih terencana, khususnya dalam aspek kesehatan, transportasi, ketertiban, pembinaan manasik, administrasi, serta kesiapan jemaah menghadapi kondisi di tanah suci.
Dengan evaluasi terhadap capaian tahun sebelumnya dan sejumlah catatan perbaikan yang telah diidentifikasi, seluruh unsur terkait diharapkan dapat mempersiapkan pelayanan secara lebih terpadu demi mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun 1448 H/2027 M.





